Selasa, 27 Agustus 2019

untukmu yang masih suka malas sekolah

karena keberhasilan bukan untuk orang yang ketika gagal suka membuat alasan atau menyalahkan orang lain.

di foto ini adalah kondisi anak anak SDN di desa rantau belimbing jika ingin pergi sekolah
naik perahu kecil, dan mereka menyebrangi sungai yang banyak buaya serta daratan yang terkadang muncul ular berbisa.

sekolah mu di balikpapan kurang enak apa kawan ? masih mau mengeluh ?





Senin, 19 Agustus 2019

sampai kapan saya harus bantu anak tahfizh putri aminah ?

menjawab pertanyaan teman2 sekalian

sampai kapan saya harus bantu anak tahfizh putri aminah ?

dengan membaca tulisan ini, semoga mencerahkan bahwa Tahfizh putri aminah berusaha mencetak anak anak yang hari ini diberi esoknya memberi dan mandiri serta bertawakal kepada Alloh dan rosulNya

bismillah, insya Alloh Tahfizh Putri Aminah berkerjasama dengan Muhamad Farid Kusumadiyanto akan menjual pulsa dan beras sekaligus kami akan membuat program beasiswa beras dan pulsa untuk anak anak penghafal quran berprestasi.

timbul pertanyaan kenapa beasiswa beras ?

tahukah anda ? anak anak penghafal quran dan mereka yang sedang kuliah di PTN favorit dll walaupun mereka mendapatkan beasiswa Tapi beasiswa itu hanya cukup untuk dirinya sendiri, sehingga mereka tidak bisa memberikan buat orang tuanya.

alhasil mereka sangat sering sekali berfikir untuk berhenti sekolah dan pulang untuk membantu orang tuanya padahal ikhtiar mereka untuk kuliah harus selesai agar ilmu mereka bertambah dan bisa dengan mudah untuk membantu orang tuanya

nah, dengan adanya beasiswa beras perbulan untuk keluarga mereka ini, kita akan membantu anak anak berprestasi tersebut, sampai kapan ?

SAMPAI MEREKA AKHIRNYA LULUS KULIAH DAN BISA MENCARI NAFKAH DENGAN KREATIFITASNYA SEHINGGA MEREKA AKHIRNYA BISA MENJADI DONATUR BAGI ORANG TUANYA, KELUARGA BAHKAN BANGSA NEGARA DAN AGAMANYA SENDIRI

adapun anda ketika jadi donatur bisa mengalihkan ke anak anak lain yang masih membutuhkan bantuan. sehingga santri tidak terus terusan membutuhkan bantuan karena ini juga akan mengajarkan sesuatu yang tidak baik di mereka

dan ma sya Alloh, ini sesuai dengan visi misi kami yang mempunyai slogan "belajar untuk ibadah, prestasi untuk dakwah" agar suatu hari santriwati kami dari DIBERI akhirnya bisa MEMBERI dan MANDIRI dan tidak terus terusan membutuhkan donasi

عَنْ حَكِيْمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ

عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ

Dari Hakîm bin Hizâm Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allâh akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allâh akan memberikan kecukupan kepadanya.”

dan untuk secara umum, saya juga terus menerus berfikir keras bagaimana pondok ini tidak terlalu bergantung sama kotak infaq, kencleng dll jadi semoga dengan unit usaha di atas bisa membuat kami bisa lebih mandiri dari sebelumnya.

semoga dengan sedikit tulisan ini bisa mencerahkan sebagian pertanyaan tentang kemana dan bagaimana Tahfizh putri aminah mengarahkan santrinya, dan intinya kelaq mereka akan menjadi donatur terbaik minimal BUAT ORANG TUA MEREKA DAHULU aamiin
tulisan dari Hamba Alloh yang sangat dhoif
akhukum
tito fauzi
عَنْ حَكِيْمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ
Dari Hakîm bin Hizâm Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allâh akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allâh akan memberikan kecukupan kepadanya.”


Read more https://almanhaj.or.id/4123-tangan-di-atas-lebih-baik-dari-tangan-di-bawah.html

Minggu, 17 Juni 2018

Uzur untuk saudaramu

Hati hati menasehati saudaramu dengan kondisi yang tidak engkau ketahui apa sebabnya...
selalu ada uzur yang kita berikan kepada mereka, tidak usah sibuk mencari kelemahan seseorang karena bisa jadi amal mereka lebih banyak dari kita dan bertambah banyak saat kita mencela mereka..

seorang ustadz berkata "amat mudah hati ini berburuk sangka kepada orang lain.Padahal mungkin ia memiliki uzur yang aku tidak ketahui"
ust badrussalam

semoga Amal amal kita pada hari ini bertambah banyak, dan bertambah berkah
anak, pasangan kita, orang tua kita sehat dunia akhirat dan dimudahkan dalam kebaikan dan perbaikan...

dan semoga Alloh mengabulkan setiap doa baik kita dan menjauhkan kita dari segala keburukan dan hasad manusia, jin kepada kita
aamiin ya robbal 'aalamin

Selasa, 12 Juni 2018

kenalan yuk sama RESSA : Akhwat beprestasi calon Manager schlumberger :)

assalamu'alaykum wa roh matullahi wa barokaatuh
 
Alhamdulillah tadi saya di masjid Istiqamah bertemu dengan salah satu penerima manfaat beasiswa dari tahfizh Putri Aminah...langsung saja ya

Namanya ressa, alumni SMPN 6 Balikpapan smanya sempat hampir masuk di PASIAD hanya saja lebih memilih mengambil di sampoerna (mohon tidak langsung menjudge masalah rokok dan lain lain, husnuzhon dulu ya, sebab kalau mau mengkritik tapi gak tabayyun dulu sebab kenapa gak ahsan deh)

Dan ressa sekarang kuliah di POLTEK bandung dan salah satu prestasinya, karya tulisnya terpilih dari 6000 peserta terbaik di seluruh indonesia, dan kemudia dikerucutkan jadi 50 orang

ressa sendiri akhirnya presentasi di depan para manager schlumberger dari seluruh cabang, insya Alloh dan ressa dapat yang manager dari TURKI.

Ressa dhuafa loh kawan kawan dan rajin banget belajar, tadi sempat pas mau ketemu di istiqamah ressa masih belajar bawa buku catatan hehe ngulang pelajaran

Mari kita dukung ressa terus membahagiakan orang tuanya dunia akhirat dan semoga bermanfaat bagi ummat aamiin.




di bawah sedikit gambar tentang pretasi ressa dan kegiatannya bismillah

Selasa, 05 Juni 2018

Berkah menghafal quran : bisa membangunkan rumah untuk orang tua



Masih ingat dengan Fitriani Kamalia santri tahfizh Putri Aminah yang pernah saya ceritakan rumahnya dari gubuk ?

info terbaru, berkat Alloh subhanahu wa ta'ala dan sebelumnya juga bantuan dari donatur, fitri alhamdulillah rumahnya sudah mulai bagus loh dan ini rumahnya sendiri :)

Fitri juga sedikit demi sedikit menabung, jadi selama di aminah, gaji yang dia terima dibuat untuk membangun rumahnya yang ditempati oleh ibu dan adiknya

alhamdulillah ya, berkah menghafal quran dan nurut dengan orang tua bisa membantu fitri bisa memiliki rumah sendiri walau sederhana.

Mudahan menjadi motivasi kita untuk bisa terus membahagiakan orang tua kita dunia akhirat aamiin




Minggu, 06 Mei 2018

Quran baru alhamdulillah



assalamu'alaykum wa rohmatullahi wa barokaatuh

apa kabar om dan tante...
yang sudah memberi kami iqro dan quran baru..

kami tinggal di LC sekitar 7 km dari mendik 5
disini listri belum masuk lho om dan tante
disini kami belum kenal bioskop
disini kami belum kenal ac
disini kami belum kenal Infinity war
disini kami belum kenal MOBILE LEGEND

Tapi alhamdulillah kami disini semua sudah kenal mengaji
tiap sore dengan ustadz dan alhamdulillah kami walau sedikit masih semangat untuk bisa belajar membaca quran

om dan tante syukron wa jazakumullohu khoiron atas bantuan quran dan iqronya..
kami sangat senang dapat iqro dan quran baru
sebab kalau kami harus ke balikpapan atau keluar kami tidak sanggup
selain akses jalan yang susah dan berliku, orang tua kami juga harus berfikir tentang pengeluaran dengan gaji tidak seberapa

semoga om dan tante yang sudah membantu kami dimudahkan jalannya, rizkinya dan segala amalnya dipermudah oleh Alloh subhanahu wa ta'ala aamiin

Barokalloh om dan tante donatur bagi yang mau berdonasi quran bisa dilakukan dengan cara berikut :

Harga per quran 70.000

1. Membeli langsung di Shodaqoh mart, alamat Komp Perumahan Balikpapan Baru BLOK F1 No 3 RT 19 Pos 3 Samping Bank syariah mandiri

2. Jemput donasi, tinggal sebut alamat dan akan kami jemout dananya

3. Via transfer di 234.8888.111 Bni syariah atau 200.300 BRI syariah semua atas nama yayasan daarul farhanah

hub 081284858847 untuk info dan pemesanan

Mari bantu kami menebarkan quran hingga pelosok negeri

Klik link di bawah ini

https://kitabisa.com/tebar10000quran

Syukran katsiron.

Rabu, 07 Februari 2018

Belajar untuk ibadah prestasi untuk dakwah

Bismillah...Alhamdulillah sudah ada perencanaan untuk pendaftaran santriwati baru Tahfizh Putri Aminah tahun ajaran 2018-2019...dimulai dengan pengumpulan berkas paling lambat 10 juni 2018 dan tes akan dimulai 7-8 Juli 2018...masih panjang waktu untuk menemukan anak anak berprestasi se INDONESIA yang dhuafa namun memiliki semangat tinggi untuk bisa terus menuntut ilmu dan membahagiakan orang tua...dan semua fasilitas di Tahfizh Putri Aminah GRATIS serta difasilitasi untuk lanjut sekolah ke PTN di INDONESIA....bismillah

Sabtu, 18 November 2017

Lowongan Amal jariyah cicilan pembelian perbulan Rumah Tahfizh Putri Aminah






jangan biarkan pesan ini berhenti di tangan anda, sebarkan karena bisa jadi syurga, kemudahan hidup, dihindarkan dari bencana dunia akhirat ada di amal ini.

Bismillah, desember rumah yang mau dijual kepada kami dengan harga 1,3 M dari harga 6 M (ma sya Alloh Alloh hu akbar) in sya Alloh akan kami tempati, namun ibu yang baik hati pemilik rumah meminta kami melakukan cicilan per bulan 4 juta rupiah untuk bulan depan nanti, mari kita bantu para penghafal quran yang sudah banyak mengharumkan nama balikpapan di daerah maupun nasional melunasi rumahnya, silahkan mengisi list dibawah ini :

cicilan bulan November ditutup di tanggal 25 November

1.Tito Fauzi : 500.000
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

bisa Via transfer :

BNI SYARIAH : 234-8888-111
BRI syariah : 200-300

info 081284858847 Tito fauzi

syukron jazakumullohu khoiron atas bantuannya semoga menjadikan kita pribadi yang terbaik dunia akhirat aamiin

akhukum
Tito Fauzi

Antara dosa kita dan Dosa mereka....

Dengarkanlah bagaimana mereka bercerita tentang aib mereka...sebagai muhasabah bisa jadi dosa kita lebih besar daripada mereka...
Pukul 02.30 di daerah depan Auto 2000..tempat saya mengambil foto yg saya lampirkan ini dan mendapati kabar seorang “wanita malam” yg memiliki nama panggilan “cacing”....dipanggil begitu karena mba cacing memiliki tubuh yg mungil atau kecil sehingga seperti itulah dia dipanggil dan entah siapa nama aslinya...
Sempat salah paham dengan penjual minuman ringan karena dikira saya mau BOOKING mba cacing...200.000 kata bapaknya tapi mungkin bapaknya kaget karena melihat stelan pakaian saya yang “cingkrang” di celana bapak tersebut heran dan ngehh waktu saya cerita tentang salah satu wanita malam disitu...

Menjajakan diri dalam keadaan hamil

Mba cacing begitu keadaannya setelah sebelumnya saya cari info di depan auto 2000 tentang beberapa wanita malam disitu, dan pilihan saya jatuh di “mba cacing”, terlepas dari beberapa kisah tentang “mba cacing”, saya tetap yakin, beliau di hatinya masih ada secercah keimanan karena buka kebetulan Alloh mengidzinkan saya mendapatkan info lebih tentang beliau...
Rintikan hujan di daerah balikpapan nampak membuat beberapa wanita malam yg saya liat di pinggir daerah tersebut menepi, sesekali saya melihat mereka diambil atau di datangi oleh orang/pemuda bermotor bahkan bermobil, “ hati hati mas, jangan sampai salah ngasih..” begitu nasehat penjual minuman yg saya temui..namun saya disitu tersenyum sambil menjawab “ gak papa pak, Alloh maha tahu”...

Qodorolloh saya belum bertemu beliau, salah satu teman malam mba cacing yg saya temui bilang lagi ada “tamu” beliau, perasaan sedih hadir..wallahu’alam antara bingung,sedih dan was was, dalam keadaan hamil masih saja menjajakan diri menandakan betapa perlunya beliau dengan uang..semoga Alloh memberikan kita hidayah.

Hikmah

Saya bercerita ini bukan untuk kemudian memotivasi teman teman buat mencaci beliau karena kita juga belum paham masalah apa yg membuat beliau seperti itu atau bahkan beliau gak paham perkara agama, atau malah mencaci saya yg kemudian mengatakan ngapain mikirin orang gitu masih banyak yg harus diurus padahal menurut hemat saya keberadaan mereka yg selama ini kita caci dan maki jika tidak di berikan solusi atau minimal kita bantu sebisa apa yg kita bisa..bisa membuat dampak besar bagi kota kita yg mempunyai logo beriman, terlepas apakah bantuan kecil atau bsar tetap saja Alloh tahu yang terbaik untuk mereka dan kita..

Kawan, saya bercerita untuk supaya kita sama sama bermuhasabah betapa lalai dan bodohnya kita dengan Aib sendiri, semangat dan cetar membahana melihat aib saudara kita tanpa sadar kita mempunyai aib yang lebih besar, kisah mba cacing bisa jadi menambah
Padahal kalau kita mendengar aib mereka bisa jadi kita TAHU aib mereka masih kecil...karena dosa kita yg besar cuma tertutupi oleh pandangan orang yg baik tentang kita...🙂 karena Alloh tahu siapa kita sebenarnya namun jangan sampai pandangan buruk orang tentang kita, membuat kita malas berbuat baik padahal perbuatan baik bisa menghapus dosa dosa kita...wallahu’alam
Rencana mau ngasih jilbab,mukena dan Al quran buat mba cacing dengan harapan semoga beliau mau menjemput jalan hidayah..jangan jadi manusia yang bisa mencaci mereka tanpa solusi...karena bisa jadi mereka wafatnya lebih baik dari kita, karena kalau mereka mendahului kita bertemu Alloh..mudahan kesaksian mereka bisa membuat dosa kita dihapuskan oleh Alloh...
Semoga membuat kita semakin sibuk dengan aib kita dan memotivasi kita untuk terus berbuat baik aamiin

Akhukum
Tito fauzi

Rabu, 15 November 2017

"saya takut dialah yang nanti mencelakakan saya"

Wallahu'alam, mungkin sekitar 8 tahun yang lalu saya mengisi kajian dia sebuah masjid di #balikpapan, ada beberapa anak yang saya beri pengarahan tentang agama. Uniknya pada hari itu hafalan QS An Naba dan mereka berhasil namun karena suatu taqdir dari Alloh Subhanahu wa ta'ala saya tidak bisa lagi mengisi di sana dan semoga Alloh meng ampuni saya.

Beberapa bulan yang lalu saya bertemu dengan alumni masjid tersebut dan sedikit bercerita bagaimana kabar anak anak disana, ada satu kisah yg sangat menginspirasi saya membuat judul di atas bahwa 1 halaqoh yang saya bina ada yang sudah lulus #akpol dan uniknya ada 2 anak yang ditangkap karena kasus #narkoba dan penangkapnya adalah temannya sendiri yang juga alumni dari #akpol tersebut, ya Robbi ampuni hamba..

Mari berlomba mencetak orang baik.

Otak saya bekerja hebat sambil mengatakan bahwa kalau saya tidak berkontribusi untuk mencetak orang baik bisa jadi, mereka/oknum menjadi orang di jalan yang salah, perbedaan generasi itulah yang bisa membuat mereka suatu saat merusak generasi sebelumnya, bisa jadi anak kita, bisa jadi keluarga kita entah dimana atau bahkan bisa jadi adalah kita. Tidak sedikit bukan orang orang yang dizholimi, di bully bahkan dibunuh oleh temannya sendiri bahkan tidak menutup kemungkinan adalah ANAK ANAK KITA karena kerusakan yang ditularkan oleh orang yang belum mendapatkan pengarahan menjadi orang baik.

ya robbi, atau bisa jadi kita sudah berusaha atau ber ikhtiar namun tetap hidayah ada ditangan Alloh..jangan berputus asa melakukan kebaikan walaupun berjua juta orang menghakimi dirimu dengan seribu keburukan karena saya yakin...orang baik tidak akan pernah habis dari muka ini karena Alloh adalah dzat yang maha baik, bagaimana dzat yang maha baik menciptakan keburukan bisa menang di atas kebaikan ?

mari tebarkan kebaikan bukan tanpa alasan..
namun..
kebaikan yang kita lakukan adalah warisan terbaik untuk generasi ke depan

akhukum yang berusaha jadi orang baik
 Tito Fauzi

Kamis, 09 November 2017

Rumah Fitriani kamalia : Hafizhoh 11 juz juara 4 olimpiade Robotik Se Indonesia dan 3 besar Jurusan Elektronika Industri SMKN 1




Fitriani kamalia adalah salah satu Santriwati Tahfizh Putri Aminah, dinamakan fitri karena dia lahir saat Hari raya idul Fitri 7 Januari 2000 di Tanah Grogot, menurut pengakuan ibunya yang bernama Ramlah, fitri lahir setelah 20 tahun pernikahan. Hamal adalah nama bapak dari fitri yang dahulunya berprofesi sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan batubara, namun setelah itu mereka berpisah dan fitri serta ibunya pindah berkebun di sebuah gubuk/pendopo yang sama sekali tidak layak untuk ditempati di daerah teritip.

Sempat melanjutkan sekolah di SDN 007 teritip, namun sempat beberapa kali putus sekolah karena kondisi ekonomi dan ibunya yang berpindah pindah pekerjaan, namun alhamdulillah bisa lulus dan kemudian masuk di SMPN 13, sempat menjadi korban bullying sehingga menyebabkan nilainya turun, alhamdulillah nilai di kelas 2 dan 3 naik sehingga bisa masuk di SMKN 1 Jurusan Elektronika Industri.

Alhamdulillah selama di SMKN 1 Balikpapan, prestasi fitri sebagai berikut :

1. Selalu meraih peringkat 1, 2, 3 di kelas
2. Peserta olimpiade Astronomi di SMAN 5 tahun 2015-2016
3. Selalu meraih Nilai tinggi di ujian/ulangan fisika.
4. Juara 4 olimpiade Robotik se Indonesia 2016-2017.

dan beberapa Lomba lain yang mendukung prestasi fitri.

Maka berdasarkan prestasi dan tekunnya fitri menghafal quran di Tahfizh putri Aminah ini kami mencoba untuk membantu fitri mempunyai rumah sendiri sebab kisah sedih sebelumnya beberapa kali fitri tinggal menumpang namun entah mengapa rumah yang ditumpangi berakhir dengan diminta perginya fitri oleh pemilik Rumah, ayo bantu fitri dan ibunya memiliki rumah sendiri.

Rabu, 08 November 2017

jangan remehkan nasehat orang tua

Memahami kalimat orang tua ""nak belajar yang rajin, nanti susah hidupmu kalau malas belajar".

bismillah, judul dari KISAH NYATA ini sengaja saya buat unik supaya para remaja yang masih suka meremehkan pelajaran, nilai ulangan dan NEM bisa paham apa yang saya tulis demi kebaikan mereka...

untukmu yang masih dalam masa pendidikan...
untukmu yang bapak ibunya masih bersama dan mereka masih berkerja buat carikan kamu duit...
untukmu yang masih punya rumah...
untukmu yang masih merasa punya teman...
untukmu yang masih sehat...

Cerita dari sudut Tito Fauzi

de..gmana enak ya sekolah..
tiap hari tertawa gembira dan melakukan kegiatan sama teman teman..
kegiatan apa de ?
main futsal ? game ? nongkrong ? dll
itu kegiatan ada hubungannya gak sama sekolahmu ?
apa bapak ibumu setuju kamu ikut kegiatan itu ?
gak dimarahin ? apalagi kamu sudah kelas 3
wah...harusnya fokus ya, kok main terus ?
apa kabar kamu kuliah dimana ?jurusan apa ?
loh gak tau ?
gmana kabar persiapan SNMPTN atau SBMPTNmu?
loh gak tau juga ? ampun..bahkan singkatannya pun kamu gak tau ?
loh loh kamu gagal ya sbmptn dan snmptn ?
kamu kebanyakan main ya ?
akhirnya kuliah dimana ? oh gagal dimana mana...
oh yaudah masuk jalur mandiri...atau gak lanjut kuliah..

de...saya dengar kamu gak jadi kuliah kenapa ?
oh bapak gak kerja lagi ? jadi gak sanggup bayarin ?
ya ampun, kenapa dulu gak pake jalur SBMPTN atau SNMPTN ? kan alhahmdulillah ya bisa nanti mudah urus beasiswanya daripada jalur mandiri...
loh bapakmu kerjaannya lagi buruk ? oh akhirnya masuk lewat jalur mandiri dan ternyata di pertengahan semester kamu harus berhenti karena duit bapak sudah habis?
waduh..jadi gak lanjut kuliah dong ya de..padahal dulu kamu bisa loh dapat beasiswa tapi malas ya cari info dan mengurus berkas...
oh yaudah, berhenti kuliah dulu dan nyari kerja baru lanjut kuliah...

de..kk dengar kamu sering nangis dan sering ke mushola sendirian kenapa ?
oh bapak ibu sering berkelahi ya? kenapa de ?
oh mereka stres...kok bisa stres ?
ampun biaya kuliah buatmu menghabiskan dana buat kuliah adik adikmu...akhirnya bapak gak punya duit..
loh ibumu juga berhutang jadinya ya dimana mana?
iya jangan sedih...eh tapi kok setia kk bertamu bapak gak ada...biasanya kamu diantar sama bapak dan ibu..
oh maaf ya de...bapak ibu pisah,,,kk belum tau,,,moga mereka bareng lagi ya jangan sedih pasti ada hikmah...

de...kamu pindah kemana ? kemarin kk kerumahmu kok rumahmu sudah pindah tangan ?
loh kamu dimana sekarang...
oh rumahmu di jual ya ? waduh tapi keren de kamu ngontrak dekat rumah kk jadi kita bisa nongkrong bareng dan bisa ngobrol...tapi kok rumahmu dijual?
oh buat nutupin biaya hutang ibu dan bisnis baru ayah...
iya de gak papa biar kecil ngontrak tapi kemarin kamu janji ya supaya bisa rumah sendiri nanti supaya gak ngontrak lagi...

de...kk liat kemarin kamu sendirian, teman temanmu mana ?
loh kok ninggalin kenapa ?
oh ada yang sudah kerja ya, ada yang sudah nikah, ada yang lagi lanjut kuliah dll
yaudah sih gak papa,kamu pulang aja ke kontrakan de...bantu ibumu, ade ademu juga butuh banget bantuanmu buat ngerjain PR, apalagi ada yang kelas 3 smp ya...mudahan gak masuk swasta, masuk negeri ya supaya beban biaya orang tua berkurang...mudahan juga setelah diajarin kamu semoga dapat bidik misi ya de... supaya ibumu dan bapakmu yang sekarang lagi sakitgak beban lagi biaya kuliah...

de..bapakmu sakit ya ? dirumah sakit mana ? oh dikontrakan sebelah sana...jadi kamu sedih terus gegara itu? oalah de...sabar..
oh kamu gak punya duit de ? sudah berusaha minjam duit kemana ?
ampun gak ada yang mau minjemin ? temanmu yang dulu bilang teman sehidup semati kemana ? oalah mereka juga kesulitan ? ampun ya robbi...
de..kerja yang rajin ya supaya bapak ibu kalau sakit bisa dapat tempat yang layak..semangat..

de..maaf kk gak bisa datang ke pemakaman bapakmu ya,,kk cuma bisa transfer duit alhamdulillah kk dapat rejeki sehingga mudahan bapakmu bisa keluar dari ICU dan dimakamkan dengan layak..de kk tadi dengar kamu kirim pesan suara VIA wa...kk dengar seperti ini..

cerita dari anak yang saya ceritakan hidupnya

seandainya dulu saya rajin belajar..tentu saya kuliah masuk jalur prestasi kak..
kalau saya rajin masuk jalur prestasi..tentu gak masuk madiri dan meringankan beban orang tua dan mereka bisa nabung buat sekolah dan kuliah adik adik ku kak..
mereka gak bercerai karena ribut terus masalah duit...
dan ibu saya atau bapak gak banyak hutang sama orang atau rentenir..
dan rumah saya gak dijual buat nutupin hutang bapak sama ibu...

kak, kalau saya dulu rajin belajar...in sya Alloh sudah kuliahnya jalur prestasi dan pasti in sya Alloh saya bisa cari kerja dengan mudah ya kak karena saya pengen membahagiakan orang tua dengan niat saya cari kerja yang benar..

jadi kemarin bapak sya gak terombang ambing ke rumah sakit a dan b, karena saya gak punya duit..bahkan saat beli kain kafan pun ribut karena saya gak punya duit yang cukup...

kak maafin saya banyak pakai seandainya...saya tahu itu haram tapi mudahan kk bisa terus doakan saya..

saya sekarang yatim dan saya gak mau merepotkan ibu maka dari itu saya gak bosan memotivasi ade saya supaya kejar terus cita citanya agar bias membuat ibu kami nyaman hidupnya di masa tuanya...

saya menyesal kak...

karena dulu meng anggap remeh kalimat orang tua rajin belajar...yang ternyata itu bukan buat saya saja..tapi buat hidup mereka juga...

kepintaran dan mampunya keluarga saya bukan jaminan suksesnya saya di masa depan...

Tapi sadar dirinya saya kalau orang tua saya gak bisa selamanya menafkahi saya dan saya punya tanggungan adik adik yang harus saya biayai sekolah seharusnya membuat saya tekun belajar bukan malas malasan...

semoga Alloh memaafkan saya dan semoga bapak saya tenang di alam sana..dan semoga adik adik saya gak seperti saya..

Nuhun kak tito buat sebar cerita saya, anonimkan aja dan semoga bisa menjadi pelajaran supaya jangan meremehkan kalimat orang tua pada saat kita menempuh pendidikan yang berbunyi...

"nak belajar yang rajin, nanti susah hidupmu kalau malas belajar"

dan sudah ada berjuta manusia yang membuktikannya namun entah kenapa hal tersebut selalu ber ulang...

akhukum...
tito fauzi



Senin, 26 September 2016

Saat Kematian Datang

Ia tidak memberi kabar..
Ia tidak membawa benda..

Saat itu pasti datang..
tidak tahu kapan..

semoga kita semua husnul khotimah..

aamiin

Rabu, 09 September 2015

yusron page :)




mulai beranjak dewasa..sudah bisa adzan dan lari lari..semoga menjadi penghafal quran ya nak :)

Rabu, 22 April 2015

Masa kecil = Mini Syurganya kehidupan

Ketika ada seseorang bertanya pada dirimu, bagaimana masa kecilmu?
pastinya hampir sebagian orang akan tertawa kecil, semangat, bahkan mungkin menangis mengingat masa kecilnya yang lebih bahagia dari sekarang.

Bahagia tanpa batas, itulah anak kecil..sehingga banyak orang yang ditanya apa ada suatu masa yang dirimu ingin kembali,maka dijawabnya adalah ingin kembali ke masa kecilnya.

mereka tak berfikir lagi tentang
Musuh,karena semusuh musuhnya anak kecil,pasti akan baikan lagi :D
Uang, karena masa kecil uang dan lain-lain pasti akan ditanggung oleh orang tua,om,tante,mbah atau nenek bahkan orang tak dikenal akan suka memberikan kita uang terutama pada masa lebaran :D,kenal dak kenal masuk aja kerumah orang yang penting dapat uang.
kerjaan, ya iyalah,karena sekarang anak kecil mana ada yang mikir kerjaan,adanya main main dan main...hehehe

dan masih banyak lagi,sehingga tidak salah kalau masa kecil adalah SYURGA MINI YANG ADA KETIKA DI DUNIA,KARENA HIDUPNYA LEBIH BANYAK KESENANGAN DIBANDING SUSAHNYA.

lalu...apakah kita mau kembali ke masa kecil?
jangan sekali kali jawab..iya...karena syurga yang lebih kekal dan abadi sedang menanti kita
karena kebanyakan orang yang mau kembali ke masa kecilnya adalah orang yang banyak sekali menghadapi ujian-ujian yang berat dan terkadang membuat air matanya menetes setiap saat.

maka ketahuilah..jangan bersedih karena sesungguhnya cobaan itu menghapus dosa kita

ibnul qoyyim berkata “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah. Namun akal kita sangat terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia dibawah sinar matahari. Dan inipun hanya kira-kira, yang sebenarnya tentu lebih dari sekedar gambaran ini”. (Syifa-ul Alil fi Masail Qadha wal Qadar wa Hikmah wa Ta’lil hal 452).


bahkan Rasululloh sollaulohu 'alayhi a sallam bersabda :
“Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Bukhari no. 5641).

sehingga jangan kaget ketika kita di akhirat kelaq masuk ke dalam syurga walaupun banyaknyaa dosa yang telah kita lakukan,karena semua dosa itu telah habis Alloh musnahkan karena cobaan yang menghadang kita,ingat ya.... karena nikmat syurga lebih kekal,abadi dan indah daripada masa kecil kita :) 


Muhammad bin Yazid bin Majah berkata di dalam kitabnya ‘kitab sunnah” : telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Syawarib dari Abu Hashim Al Ibadani dari Al Fadhl Ar-Ruqasyi dari Ibnu  Al Munkadir dari Jabir bin Abdullah ra. Bahwasanya Rasulullah bersabda : “Disaat penghuni Surga   asyik merasakan kenikmatan yang mereka dapatkan, tiba-tiba muncul cahaya, mereka mengangkat muka-muka mereka, ternyata Allah SWT telah menampakkan wajah-Nya dengan Rahmat-Nya  dari arah atas mereka. Allah SWT berfirman : “Salam atas kamu wahai penghuni Surga.” Lalu beliau bersabda : “Yang demikian itulah makna firman Allah SWT: “(Kepada mereka dikatakan ) salam, sebagai ucapan salam dari Tuhan  Yang Maha Penyayang.” (Qs.Yaasiin(36) : 58)

semoga kita masuk syurga semuanya,aamiin

Selasa, 07 April 2015

Bicaralah sesuai kadar keilmuanmu


Kebanyakan orang yang tidak ada kerjanya akan banyak bicara agar terlihat kerjanya, padahal pada dirinya akan hanya terlihat kemalasan dan kebodohannya karena belum ada seorangpun yang melihat apa yang telah dia kerjakan melainkan mulutnya saja yang beradu.

Kebanyakan orang yang bodoh akan ilmu akan banyak bicara agar terlihat ilmunya, padahal pada dirinya hanya akan terlihat bertambahnya kebodohannya, karena yang keluar dari lisannya bukan sebuah ilmu melainkan sebuah angan angan kosong agar orang bertambah kagum akan keilmuannya, walau orang berilmu sekalipun tidak paham tentang apa yang dia katakan, laksana seekor kucing yang berusaha menggonggong, dia merasa yang keluar dari lisannya adalah "Guk-guk" tapi realitanya yang mendengar hanya sebuah meongan biasa 

maka....

lakukanlah apa yang telah engkau bicarakan..minimal mengatakan sebatas apa yang telah engkau kerjakan...karena banyak bicara tanpa berkerja laksana keran yang mengisi penampungan bocor..sedangkan seseorang yang berkerja manakala lisannya mengucap laksana pohon yang menghasilkan buah sebagaimana pohon mangga disebut pohon mangga karena menghasilkan buah mangga..benar bukan?

dan bicarakalah sesuai dengan kapasitas keilmuan kita...karena gelar orang yang banyak ilmu itu akan hadir seiring dengan seberapa indahnya pengetahuanmu mampu membuat perubahan yang lebih baik bagi orang yang mendengar ilmumu, bukan hanya seberapa banyak orang yang datang mendengarkan ilmumu...karena apa yang dibanggakan, jika yang datang mendengar juga orang yang sama bodohnya seperti yang berbicara, bahkan bertambah bodoh karena bodohnya sang pembicara...

telah berkata imam syafi'i " Tujuan dari ilmu adalah mengamalkannya, maka ilmu yang hakiki adalah yang terefleksikan dalam kehidupannya, bukannya yang bertengger di kepala"
selamat berilmu dan mengamalkannya:

Selasa, 03 Maret 2015

Rumah Nabi jadi WC Umum? ( diambil dari yufid.com)


bekas rumah nabi jadi wc

Benarkah Rumah Nabi jadi WC Umum?

Ustadz, beberakali saya melihat orang menyebar berita fitnah ttg kerajaan saudi. Lalu apa benar, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Mekah dijadikan WC umum? terima kasih
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Bersikap waspada dan hati-hati, menjadi prinsip penting yang harus selalu kita kedepankan dalam menerima setiap berita. Terlebih berita yang memicu emosi masyarakat. Mudah menyebarkan berita, bisa jadi termasuk menyebarkan kebencian di tengah masyarakat. Penyesalan baru terjadi ketika muncul konflik di tengah mereka. Inilah yang Allah ajarkan dalam firman-Nya,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6).
Salah satunya, kabar rumah kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dijadikan WC umum oleh kerajaan Saudi. Serasa sangat lezat di telinga, terlebih bagi mereka yang suka menyebarkan kebencian di tengah umat. Semoga tulisan berikut, bisa memicu kita untuk berfikir lebih dewasa.

Antara Hijrah dan Fathu Mekah

Kita akan mengawali pembahasan ini memberikan catatan seputar hijrah.
Pertama, mereka yang telah hijrah, pantangan untuk balik lagi dan tinggal di Mekah. Sekalipun kota ini telah ditaklukan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah meninggalkan Mekah bersama para sahabat. Mereka berhijrah meninggalkan tanah dan rumah yang mereka miliki di Mekah. Hingga di tahun 8 H, beliau berhasil menaklukkan kota itu, menjadi bagian wilayah kekuasaan kaum muslimin.
Aturan yang berlaku, orang yang telah hijrah meninggalkan mekah, pantangan bagi mereka untuk mengambil kembali apa yang mereka tinggalkan di Mekah.
Pada waktu haji wada’, sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash Radhiyallahu ‘anhu sakit keras. Sa’ad berfikir, dia akan meninggal di Mekah, sampai beliau mewasiatkan hartanya. Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguknya, Sa’ad mengadu kepada beliau,
يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أُخَلَّفُ بَعْدَ أَصْحَابِى
 “Ya Rasulullah, apakah saya akan ditinggalkan para sahabatku?”
Sahabat Sa’ad bin Abi Waqqas bersedih, beliau akan ditinggal di Mekah, sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat balik ke Madinah.
Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menghibur Sa’ad. Beliau mengatakan,
إِنَّكَ لَنْ تُخَلَّفَ فَتَعْمَلَ عَمَلاً صَالِحًا إِلاَّ ازْدَدْتَ بِهِ دَرَجَةً وَرِفْعَةً ، ثُمَّ لَعَلَّكَ أَنْ تُخَلَّفَ حَتَّى يَنْتَفِعَ بِكَ أَقْوَامٌ وَيُضَرَّ بِكَ آخَرُونَ ، اللَّهُمَّ أَمْضِ لأَصْحَابِى هِجْرَتَهُمْ ، وَلاَ تَرُدَّهُمْ عَلَى أَعْقَابِهِمْ
Kamu tidak akan ditinggal, kamu bisa melakukan amal soleh sehingga menambah derajatmu. Kemudian mudah-mudahan kamu diberi usia lebih panjang, sehingga kamu bisa memberi manfaat kaum muslimin, dan membuat sedih orang kafir. Ya Allah, pertahankan hijrah para sahabatku, dan janganlah Engkau mengembalikan mereka ke belakang. (HR. Bukhari 1295, Ibn Hibban 6026 dan yang lainnya).
Anda bisa perhatikan doa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau memohon kepada Allah, agar Allah menyempurnakan pahala hijrah para sahabat, dengan Allah mengembalikan mereka semua ke Madinah seusai haji wada’. Sehingga mereka sama sekali mereka tidak menikmati tanah Mekah setelah Mekah ditaklukkan.
Abu Ishaq al-Huwaeni menjelaskan hadis ini,
كان من تمام هجرة المسلمين إلى المدينة: أن النبي صلى الله عليه وسلم منع المهاجر أن يظل في مكة بعد النسك أكثر من ثلاثة أيام، فقال للصحابة: ( لا يحل لرجل هاجر من مكة إلى المدينة أن يرجع فيستوطن مكة مرة أخرى )، له ثلاثة أيام بعد النسك فقط، وبعدها لا يحل له أن يبقى في مكة ؛ حتى لا يرجع في ما وهبه وفعله لله عز وجل، فهذه هي هجرة الصحابة رضي الله عنهم
Bagian dari kesempurnaan hijrah kaum muslimin ke Madinah, setelah manasik haji selesai, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kaum muhajirin untuk tinggal di Mekah lebih dari 3 hari. Beliau berkhutbah di hadapan para sahabat,
“Tidak halal bagi orang yang telah hijrah dari Mekah ke Madinah untuk kembali ke Mekah dan tinggal di sana.”
Mereka hanya punya kesempatan selama 3 hari saja. Selanjutnya, mereka tidak boleh menetap di Mekah, sehingga mereka tidak menarik kembali apa yang sudah mereka berikan dan mereka kerjakan untuk Allah. Seperti inilah hijrahnya para sahabat. (Durus al-Huwaeni, Abu Ishaq).
Ada banyak pahlawan islam yang terlahir di Mekah, para al-Khulafa’ ar-Rasyidin, dan sahabat senior lainnya. Termasuk Ali bin Abi Thalib dan Fatimah. Ketika mereka hijrah, mereka biarkan tanah itu dikuasai orang musyrikin. Namun pada saat haji wada’, sama sekali mereka tidak mengambil alih tanah itu, apalagi mencari-cari rumah kelahirannya, untuk dilestarikan atau dijadikan kenangan.
Kedua, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak merebut kembali rumah kelahirannya
Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah bersama bani Hasyim yang masuk islam, tanah warisan bani Hasyim dikuasai oleh Aqil dan Thalib, keduanya adalah anak Abi Thalib yang masih kafir. Sementara Ali dan Ja’far yang juga putra Abu Thalib, sama sekali tidak mendapatkannya. Termasuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kita lihat penuturan Usamah ketika Fathu Mekah,
عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدِ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنْزِلُ فِى دَارِكَ بِمَكَّةَ فَقَالَ « وَهَلْ تَرَكَ لَنَا عَقِيلٌ مِنْ رِبَاعٍ أَوْ دُورٍ ». وَكَانَ عَقِيلٌ وَرِثَ أَبَا طَالِبٍ هُوَ وَطَالِبٌ وَلَمْ يَرِثْهُ جَعْفَرٌ وَلاَ عَلِىٌّ شَيْئًا لأَنَّهُمَا كَانَا مُسْلِمَيْنِ وَكَانَ عَقِيلٌ وَطَالِبٌ كَافِرَيْنِ
Dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu ‘anhuma, beliau bertanya,
‘Ya Rasulullah, apakah anda akan singgah di rumahmu di Mekah?’
Beliau bersabda,
“Apa Aqil masih meninggalkan rumah untuk kami.”
Aqil yang menjadi ahli waris Abu Thalib bersama si Thalib. Sementara Ja’far dan Ali tidak mendapatkan warisan apapun, karena keduannya muslim. Aqil dan Thalib orang kafir. (HR. Bukhari 1588, Muslim 3360, dan Ibn Majah 2834).
Ketika fathu Mekah, tanah negeri itu menjadi kekuasaan kaum muslimin. Kendati demikian, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sama sekali tidak mempedulikan rumah kelahiran atau tanah beliau. Beliau juga tidak mengupayakan pelestarian tempat-tempat bersejarah itu. Beliau tidak merawat rumah kelahiran beliau, atau merawat gua hira, atau gua tsur, sama sekali tidak.
Ini menunjukkan bahwa dakwah beliau dan para sahabat, tidak memiliki kepentingan dengan tempat-tempat semacam ini.
Karena itu, jika ada yang beranggapan, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat menyerang kota Mekah untuk merebut kembali tanah kelahiran mereka, ini berarti suudzan kepada beliau dan sahabat.
Ketiga, jika kita menerima hasil penelitian para ahli sejarah, hasil penelusuran mereka menyimpulkan bahwa rumah kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih dijaga. Anda bisa perhatikan beberapa gambar berikut,
gambar rumah nabi 1
Di gambar tertulis, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia.
Kemudian, saat ini, rumah tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dijadikan sebagai perpustakaan “Maktabah Makkah al-Mukarromah”
gambar rumah nabi yg jadi perpustakaan
Penampakan dari dekat,
bekas rumah nabi
Bahkan ketika renovasi, bangunan ini tidak dibongkar.
rumah nabi tidak dibongkar
Kemudian maket perluasan masjidil haram, perpustakaan ini akan dimasukkan sebagai bagian dari masjid
bekas rumah nabi masuk lingkup masjid
Sementara, ada info lain bahwa WC umum di masjidil haram adalah rumah bekas Abu Jahal. Rumah Abu Jahal terletak tidak jauh dari kedua rumah tersebut. Persisnya terletak di dekat pintu keluar Marwa, tempat orang mengakhiri ibadah Sa’i.
Sekali lagi, selayaknya kita lebih banyak berhati-hati, karena mayoritas media massa di sekitar kita, tidak lepas dari campur tangan liberal dan syiah.
Semoga Allah menyelamatkan kita dari konspirasi mereka.
Allahu a’lam
Sumber: http://ilmfeed.com/this-is-where-prophet-muhammad-was-born/
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Minggu, 01 Maret 2015

Pasar Inpres Balikpapan kebakaran



Sudah lupa kapan terakhir pergi kesana, kalau gak salah sewaktu masih coba-coba usaha buka kebab akhirnya sering lewat di belakangnya. Ma sya Alloh...semoga Alloh memudahkan usaha yang baru saja diambil oleh Alloh tersebut.Innalillahi wa inna ilayhi rooji'un